13 July 2026
Cirebon, 13 Juli 2026 – Suasana penuh sukacita dan
semangat mewarnai hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)
di Sekolah Santa Maria Cirebon. Kegiatan yang dilaksanakan secara serentak
mulai dari jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA ini menjadi awal perjalanan
bagi para peserta didik baru dalam mengenal lingkungan sekolah, budaya belajar,
serta nilai-nilai kehidupan yang menjadi ciri khas pendidikan Santa Maria.
Sejak pagi hari, para peserta didik bersama orang tua hadir
dengan antusias. Mereka disambut hangat oleh kepala sekolah, guru, tenaga
kependidikan, serta kakak-kakak pendamping yang siap mendampingi selama
kegiatan MPLS berlangsung. Sambutan yang ramah dan penuh kekeluargaan
menciptakan suasana yang nyaman sehingga para peserta didik dapat memulai
pengalaman belajar mereka dengan rasa percaya diri.
Di jenjang TK Santa Maria, kegiatan dikemas secara
menyenangkan melalui permainan edukatif, bernyanyi, dan aktivitas kreatif agar
anak-anak merasa nyaman berada di lingkungan sekolah. Keceriaan tampak
menghiasi wajah para peserta didik baru yang mulai berani berinteraksi dengan guru
maupun teman-teman baru.
Sementara itu, peserta didik SD Santa Maria memulai
pagi hari dengan Doa Bersama, yang kemudian diperkenalkan dengan guru-guru dan
tenaga pendidik, lalu dilanjutkan dengan dikenalkan berbagai fasilitas sekolah,
budaya disiplin, pembiasaan positif, serta kegiatan literasi yang menjadi
bagian penting dalam proses pembelajaran. Mereka juga mengikuti berbagai
permainan kebersamaan yang bertujuan menumbuhkan rasa percaya diri, kerja sama,
dan semangat persahabatan.
Di tingkat SMP Santa Maria, peserta didik mendapatkan
pembekalan mengenai karakter, etika bersekolah, penggunaan fasilitas sekolah
secara bertanggung jawab, serta pengenalan organisasi dan kegiatan
ekstrakurikuler dan juga diperkenalkan dengan guru-guru dan tenaga pendidikan.
Berbagai sesi interaktif membuat suasana MPLS terasa hidup sekaligus memberikan
motivasi kepada peserta didik untuk berprestasi dan mengembangkan potensi diri.
Adapun di SMA Santa Maria, kegiatan MPLS berfokus
pada penguatan karakter, wawasan kebangsaan, budaya belajar, serta kesiapan
menghadapi tantangan pendidikan di jenjang menengah atas. Para peserta didik
diajak mengenal lebih dekat visi dan misi sekolah, sekaligus memahami pentingnya
membangun integritas, tanggung jawab, kepemimpinan, dan semangat kolaborasi
sebagai bekal menghadapi masa depan.
Seluruh rangkaian kegiatan MPLS dilaksanakan dengan
mengedepankan prinsip ramah anak, aman, inklusif, dan edukatif sesuai semangat
pelaksanaan MPLS yang menumbuhkan karakter positif peserta didik sejak hari
pertama mereka memasuki lingkungan sekolah.
Melalui semangat Veritas, Sekolah Santa Maria
berharap setiap peserta didik baru dapat mengenal lingkungan sekolah dengan
penuh sukacita, membangun relasi yang baik dengan seluruh warga sekolah, serta
semakin termotivasi untuk belajar, berkarya, dan bertumbuh menjadi pribadi yang
beriman, berkarakter, dan siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Selamat datang kepada seluruh keluarga baru Santa Maria
Cirebon. Semoga perjalanan pendidikan yang dimulai hari ini menjadi awal yang
indah untuk meraih cita-cita serta menghidupi nilai-nilai Utuh, Cerdas, dan
Cinta Kebenaran.
18/07/2026
Cirebon 17 Juli 2026. SMA Santa Maria 1 Cirebon melaksanakan upacara bendera yang dirangkaikan dengan sosialisasi mengenai Pencegahan Penyalahgunaan Rokok/Vape serta Larangan Membawa dan/atau Mengendarai Kendaraan Bermotor ke Sekolah. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam membangun budaya disiplin, menjaga kesehatan peserta didik, serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, tertib, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga sekolah.
Pelaksanaan kegiatan ini mengacu pada Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor 45/PK.03.03/KESRA tentang 9 Langkah Pembangunan Pendidikan Jawa Barat Menuju Terwujudnya Gapura Panca Waluya, yang mendorong seluruh satuan pendidikan untuk membentuk generasi yang Cageur, Bageur, Bener, Pinter, dan Singer sebagai fondasi karakter peserta didik di Jawa Barat.
Bertindak sebagai pembina sekaligus narasumber dalam kegiatan tersebut, Bapak Ipda Rian Marfilyanto, KBO Satlantas Polres Cirebon Kota (Ciko) Kebonbaru Cirebon, menyampaikan edukasi kepada seluruh peserta upacara mengenai bahaya penyalahgunaan rokok dan vape di kalangan remaja serta pentingnya kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas.
Dalam amanatnya, Bapak Ipda Rian Marfilyanto menjelaskan bahwa penggunaan rokok maupun vape memberikan dampak serius terhadap kesehatan, terutama bagi remaja yang masih berada dalam masa pertumbuhan. Selain merusak organ tubuh, kebiasaan tersebut juga dapat memengaruhi konsentrasi belajar, prestasi akademik, serta membentuk pola hidup yang kurang sehat. Oleh karena itu, beliau mengajak seluruh siswa untuk berani mengatakan tidak terhadap rokok dan vape serta menjadi pelopor gaya hidup sehat di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Selain isu kesehatan, beliau juga menekankan pentingnya keselamatan berlalu lintas dengan mengingatkan peserta didik mengenai larangan membawa dan/atau mengendarai kendaraan bermotor ke sekolah apabila belum memenuhi persyaratan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas bukan hanya untuk menghindari sanksi, tetapi juga merupakan bentuk tanggung jawab dalam menjaga keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Melalui penyampaian yang komunikatif dan disertai berbagai contoh kasus di lapangan, para siswa diajak untuk memahami risiko kecelakaan lalu lintas, pentingnya memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), menggunakan perlengkapan keselamatan, serta menaati seluruh peraturan berkendara. Edukasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran hukum sekaligus membentuk karakter peserta didik yang disiplin dan bertanggung jawab.
Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan dalam rangkaian upacara ini merupakan bentuk sinergi antara SMA Santa Maria 1 Cirebon dengan Satlantas Polres Cirebon Kota dalam mendukung program pembinaan karakter generasi muda. Kolaborasi ini menjadi langkah nyata untuk membangun budaya sekolah yang bebas dari rokok dan vape, sekaligus menanamkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berlalu lintas sejak usia dini.
Melalui kegiatan ini, SMA Santa Maria 1 Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang berkualitas, aman, sehat, tertib, dan berkarakter sesuai semangat Gapura Panca Waluya. Diharapkan seluruh peserta didik mampu menjadi pribadi yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kesehatan, disiplin dalam menaati aturan, serta siap menjadi teladan yang membawa nilai-nilai positif bagi masyarakat.
13/07/2026
Cirebon, 13 Juli 2026 – Suasana penuh sukacita dan
semangat mewarnai hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)
di Sekolah Santa Maria Cirebon. Kegiatan yang dilaksanakan secara serentak
mulai dari jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA ini menjadi awal perjalanan
bagi para peserta didik baru dalam mengenal lingkungan sekolah, budaya belajar,
serta nilai-nilai kehidupan yang menjadi ciri khas pendidikan Santa Maria.
Sejak pagi hari, para peserta didik bersama orang tua hadir
dengan antusias. Mereka disambut hangat oleh kepala sekolah, guru, tenaga
kependidikan, serta kakak-kakak pendamping yang siap mendampingi selama
kegiatan MPLS berlangsung. Sambutan yang ramah dan penuh kekeluargaan
menciptakan suasana yang nyaman sehingga para peserta didik dapat memulai
pengalaman belajar mereka dengan rasa percaya diri.
Di jenjang TK Santa Maria, kegiatan dikemas secara
menyenangkan melalui permainan edukatif, bernyanyi, dan aktivitas kreatif agar
anak-anak merasa nyaman berada di lingkungan sekolah. Keceriaan tampak
menghiasi wajah para peserta didik baru yang mulai berani berinteraksi dengan guru
maupun teman-teman baru.
Sementara itu, peserta didik SD Santa Maria memulai
pagi hari dengan Doa Bersama, yang kemudian diperkenalkan dengan guru-guru dan
tenaga pendidik, lalu dilanjutkan dengan dikenalkan berbagai fasilitas sekolah,
budaya disiplin, pembiasaan positif, serta kegiatan literasi yang menjadi
bagian penting dalam proses pembelajaran. Mereka juga mengikuti berbagai
permainan kebersamaan yang bertujuan menumbuhkan rasa percaya diri, kerja sama,
dan semangat persahabatan.
Di tingkat SMP Santa Maria, peserta didik mendapatkan
pembekalan mengenai karakter, etika bersekolah, penggunaan fasilitas sekolah
secara bertanggung jawab, serta pengenalan organisasi dan kegiatan
ekstrakurikuler dan juga diperkenalkan dengan guru-guru dan tenaga pendidikan.
Berbagai sesi interaktif membuat suasana MPLS terasa hidup sekaligus memberikan
motivasi kepada peserta didik untuk berprestasi dan mengembangkan potensi diri.
Adapun di SMA Santa Maria, kegiatan MPLS berfokus
pada penguatan karakter, wawasan kebangsaan, budaya belajar, serta kesiapan
menghadapi tantangan pendidikan di jenjang menengah atas. Para peserta didik
diajak mengenal lebih dekat visi dan misi sekolah, sekaligus memahami pentingnya
membangun integritas, tanggung jawab, kepemimpinan, dan semangat kolaborasi
sebagai bekal menghadapi masa depan.
Seluruh rangkaian kegiatan MPLS dilaksanakan dengan
mengedepankan prinsip ramah anak, aman, inklusif, dan edukatif sesuai semangat
pelaksanaan MPLS yang menumbuhkan karakter positif peserta didik sejak hari
pertama mereka memasuki lingkungan sekolah.
Melalui semangat Veritas, Sekolah Santa Maria
berharap setiap peserta didik baru dapat mengenal lingkungan sekolah dengan
penuh sukacita, membangun relasi yang baik dengan seluruh warga sekolah, serta
semakin termotivasi untuk belajar, berkarya, dan bertumbuh menjadi pribadi yang
beriman, berkarakter, dan siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Selamat datang kepada seluruh keluarga baru Santa Maria
Cirebon. Semoga perjalanan pendidikan yang dimulai hari ini menjadi awal yang
indah untuk meraih cita-cita serta menghidupi nilai-nilai Utuh, Cerdas, dan
Cinta Kebenaran.
10/07/2026
Cirebon 8 Juli 2026, Dalam upaya meningkatkan
kompetensi dan kualitas pelayanan pendidikan, para guru Santa Maria mengikuti
Seminar Pendidikan bertajuk "Bertransformasi dalam Veritas: Mewujudkan
Kelas yang Menginspirasi dan Memerdekakan". Seminar ini menghadirkan
praktisi dan narasumber pendidikan, Ibu Eny Winarti,M.Hum.Ph.D, yang
membagikan inspirasi serta strategi pembelajaran yang relevan dengan tantangan
pendidikan masa kini.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Santa Maria untuk
terus mengembangkan profesionalisme para pendidik sekaligus menghidupi nilai Veritas
atau kebenaran sebagai dasar pelayanan pendidikan. Semangat Veritas mendorong
setiap guru untuk tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga menghadirkan
pembelajaran yang membentuk karakter, mengembangkan potensi, serta memerdekakan
peserta didik agar mampu bertumbuh secara utuh.
Dalam pemaparannya, Ibu Eny Winarti menekankan bahwa
transformasi pendidikan dimulai dari transformasi guru. Guru masa kini dituntut
menjadi sosok yang adaptif, reflektif, kreatif, serta mampu membangun
lingkungan belajar yang aman, menyenangkan, dan bermakna. Kelas bukan sekadar
ruang untuk menyampaikan materi, melainkan ruang tumbuh yang memberi kesempatan
kepada setiap peserta didik untuk berpikir kritis, berani berpendapat,
berkolaborasi, dan mengembangkan karakter sesuai dengan potensi yang dimiliki.
Pendekatan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik semakin dipandang
sebagai fondasi penting dalam pendidikan yang transformatif.
Lebih lanjut, beliau mengajak seluruh guru untuk berani
meninggalkan pola pembelajaran yang monoton dan mulai menciptakan pengalaman
belajar yang inspiratif. Menurutnya, seorang guru yang menginspirasi adalah
guru yang hadir dengan ketulusan, mampu membangun relasi yang positif dengan
peserta didik, serta menjadi teladan dalam semangat belajar sepanjang hayat.
Suasana seminar berlangsung dengan penuh antusias. Para
peserta aktif mengikuti sesi diskusi, berbagi pengalaman mengajar, serta
merefleksikan berbagai tantangan yang dihadapi di kelas. Berbagai contoh
praktik baik yang dibagikan selama seminar menjadi bekal bagi para guru untuk
menghadirkan inovasi pembelajaran yang lebih kontekstual, humanis, dan berpihak
kepada kebutuhan peserta didik.
Seminar ini sekaligus memperkuat semangat keluarga besar
Santa Maria untuk terus bertumbuh sebagai komunitas pembelajar yang setia pada
nilai-nilai Veritas. Melalui transformasi yang berakar pada kebenaran,
diharapkan setiap guru mampu menjadi agen perubahan yang menghadirkan
kelas-kelas yang menginspirasi, memerdekakan, dan membentuk generasi yang
cerdas, berkarakter, serta siap menghadapi masa depan.
Dengan terselenggaranya seminar ini, Santa Maria kembali
menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas melalui
peningkatan kapasitas guru secara berkelanjutan. Sejalan dengan semangat
Veritas yang menjadi identitas karya pendidikan Santa Maria, setiap guru
diharapkan terus bertumbuh sebagai pendidik yang tidak hanya unggul dalam
kompetensi, tetapi juga mampu menghadirkan kasih, inspirasi, dan harapan bagi
setiap peserta didik dalam setiap proses pembelajaran.